Pasal 5
BAB 4 — TATA CARA PELAKSANAAN KERJASAMA
(1) BLK atau pengguna BLK yang akan menyelenggarakan kerjasama penggunaan BLK harus memiliki rancangan kegiatan yang diusulkan untuk dikerjasamakan. (2) Rancangan kerjasama sebagaimana dimaksud pada ayat (1), yang telah disepakati oleh BLK dan Pengguna BLK dituangkan dalam bentuk Naskah Perjanjian Kerjasama. (3) Naskah Perjanjian Kerjasama sebagaimana dimaksud pada ayat (2), sekurang-kurangnya memuat:
a. para pihak yang terlibat dalam perjanjian; b. dasar perjanjian; c. maksud dan tujuan; d. ruang lingkup; e. peran dan tanggung jawab para pihak; f. jangka waktu; g. tempat/lokasi; h. pembiayaan; i. monitoring dan evaluasi; dan j. penyelesaian perselisihan; (4) Naskah perjanjian kerjasama ditandatangani oleh Kepala BLK dan pengguna BLK atau orang yang bertanggung jawab sebagai pengguna BLK, dan diketahui oleh Direktur Jenderal.
