Pasal 5
(1) Persiapan AN meliputi: a. penentuan waktu pelaksanaan; b. pendataan peserta AN oleh Kementerian dan Pemerintah Daerah berdasarkan jumlah yang ditetapkan oleh Menteri; dan c. penentuan tempat pelaksanaan oleh Pemerintah Daerah; dan d. ketersediaan sarana prasarana dan sumber daya manusia di satuan pendidikan yang menjadi tempat pelaksanaan AN. (2) Waktu pelaksanaan AN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a ditetapkan oleh Menteri. (3) Pendataan peserta AN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari: a. perwakilan peserta didik pada kelas 5 (lima), kelas 8 (delapan), dan kelas 11 (sebelas); b. pendidik pada setiap satuan pendidikan; dan c. kepala satuan pendidikan. (4) Tempat pelaksanaan AN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c merupakan tempat yang memiliki akses jaringan internet yang memadai. (5) Ketersediaan sarana prasarana dan sumber daya manusia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d menjadi tanggung jawab: a. kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama; b. Pemerintah Daerah; c. masyarakat penyelenggara pendidikan; dan d. Kementerian.
(6) Tanggung jawab ketersediaan sumber daya AN sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dilaksanakan sesuai dengan kewenangannya.
