Pasal 8
BAB 2 — MEKANISME PENANGGULANGAN PENYAKIT MALARIA
(1) Upaya Preventif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf b meliputi kegiatan: a. pengendalian secara fisik (mekanis); b. pengendalian Vektor secara biologi; dan c. pengendalian Vektor secara kimia. (2) Pengendalian secara fisik (mekanis) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dilakukan dengan menyarankan kepada prajurit TNI dan PNS Kemhan untuk melaksanakan kegiatan: a. memasang kelambu; b. memasang kawat/kasa nyamuk pada lubang ventilasi; c. menutup pintu dan jendela menjelang sore; d. menggunakan raket nyamuk; e. memakai jaring/kelambu kepala (head net); dan/atau f. pengendalian lain secara fisik. (3) Pengendalian Vektor secara biologi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dilakukan melalui:
a. penaburan bibit ikan pemangsa jentik anopheles; b. penaburan agen biologis bacillus thruringiensis H-14; dan/atau c. pengendalian lain secara Biologi. (4) Pengendalian Vektor secara kimia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dilakukan melalui: a. penyemprotan dinding rumah dengan insektisida; b. pemberian larvasida (larviciding); dan/atau c. pengendalian lain secara kimia.
