Pasal 6
BAB 4 — CARA MENGUKUR TINGKAT PENGGUNAAN JASA
(1) Tingkat penggunaan jasa Izin Mendirikan Bangunan diukur dengan rumus yang didasarkan atas faktor luas lantai bangunan, jumlah tingkat bangunan, dan rencana penggunaan bangunan. (2) Faktor-faktor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal ini diberikan koefisien (bobot). (3) Besarnya koefisien sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Pasal ini ditetapkan sebagai berikut:
a. Koefisien Luas Bangunan : NO LUAS BANGUNAN KOOFISIEN 1 Bangunan dengan luas 0 s/d 1 00 M2 1,00 2 Bangunan dengan luas 101 s/d 250 M2 1,50 3 Bangunan dengan luas 251 s/d 500 M2 2,50 4 Bangunan dengan luas 501 s/d 1000 M2 3,50 5 Bangunan dengan luas 1001 s/d 2000 M2 4,00 6 Bangunan dengan luas 2001 s/d 3000 M2 4,50 7 Bangunan dengan luas > 3000 M2 5,00
b. Koefisien Tingkat Bangunan : NO LUAS BANGUNAN KOOFISIEN 1 Bangunan 1 lantai 1,00 2 Bangunan 2 lantai 1,50 3 Bangunan 3 lantai 2,50 4 Bangunan 4 lantai 3,00 5 Bangunan 5 lantai 4,00
c. Koefisien Guna Bangunan : NO LUAS BANGUNAN KOOFISIEN 1 Bangunan sosial 0,50 2 Bangunan perumahan 1,00 3 Bangunan fasilitas umum 1,00 4 Bangunan pendidikan 1,00 5 Bangunan kelembagaan/kantor 1,50 6 Bangunan perdagangan dan jasa 2,00 7 Bangunan industri 2,00 8 Bangunan khusus 2,50 9 Bangunan campuran 2,75 10 Bangunan lain-lain 3,00 (4) Tingkat penggunaan jasa dihitung sebagai perkalian koefisien-koefisien sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a sampai dengan huruf c.
