Pasal 23
BAB 5 — RENCANA POLA RUANG WILAYAH KABUPATEN
(1) Rencana Pola Ruang Wilayah Kabupaten terdiri atas : a. Kawasan Lindung; dan b. Kawasan Budidaya. (2) Kawasan Lindung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, dengan luas kurang lebih 2.882,57 Ha (dua ribu delapan ratus delapan puluh dua koma lima tujuh hektar) atau 6,89% (enam koma delapan sembilan persen) dari luas Wilayah Kabupaten, meliputi : a. Kawasan yang memberikan perlindungan Kawasan bawahannya; b. Kawasan perlindungan setempat; c. Kawasan pelestarian alam dan cagar budaya; d. Kawasan rawan bencana alam; e. Kawasan Lindung geologi; dan f. Kawasan Lindung lainnya.
(3) Kawasan Budidaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, dengan luas kurang lebih 38.969,43 Ha (tiga puluh delapan ribu sembilan ratus enam puluh Sembilan koma empat tiga) atau 93,11% (sembilan puluh tiga koma sebelas persen) dari luas Wilayah Kabupaten, meliputi: a. Kawasan Peruntukan Hutan Rakyat; b. Kawasan Peruntukan Pertanian; c. Kawasan Peruntukan Kegiatan Perikanan; d. Kawasan Peruntukan Pariwisata; e. Kawasan Peruntukan Kegiatan Pertambangan; f. Kawasan Peruntukan Kegiatan Industri; g. Kawasan Peruntukan Permukiman; h. Kawasan Peruntukan Perdagangan dan Jasa; i. Kawasan peruntukan perkantoran pemerintahan; j. Kawasan peruntukan pendidikan tinggi; k. Kawasan peruntukan prasarana transportasi; l. Kawasan Peruntukan Pertahanan dan Keamanan; dan m. Kawasan peruntukan RTH. (4) Rencana Pola Ruang sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tercantum pada Lampiran X dan digambarkan dalam peta dengan tingkat ketelitian 1 : 50.000 tercantum dalam Lampiran XI, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini.
