Pasal 7
BAB 4 — KEGIATAN USAHA
Untuk mencapai tujuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6, PT. BPR Syariah melakukan usaha : a. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk:
simpanan berupa tabungan atau yang dipersamakan dengan itu berdasarkan Akad wadi’ah atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah; dan
investasi berupa deposito atau tabungan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu berdasarkan Akad mudharabah atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. b. menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk:
pembiayaan bagi hasil berdasarkan Akad mudharabah atau musyarakah;
pembiayaan berdasarkan Akad murabahah, salam, atau istishna’;
pembiayaan berdasarkan Akad qardh;
pembiayaan penyewaan barang bergerak atau tidak bergerak kepada nasabah berdasarkan Akad ijarah atau sewa beli dalam bentuk ijarah muntahiya bittamlik; dan
pengambilalihan utang berdasarkan Akad hawalah. c. menempatkan dana pada bank syariah lain dalam bentuk titipan berdasarkan Akad wadi’ah atau investasi berdasarkan Akad mudharabah dan/atau Akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah; d. memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah melalui rekening Bank Pembiayaan Rakyat Syariah yang ada di Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah; dan e. menyediakan produk atau melakukan kegiatan usaha Bank Syariah lainnya yang sesuai dengan prinsip syariah berdasarkan persetujuan Bank INDONESIA.
