Pasal 97
BAB 7 — KETENTUAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG
(1) Pemberian insentif kepada masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (3), merupakan insentif yang diberikan untuk kegiatan pemanfaatan ruang yang ditetapkan untuk didorong atau dipercepat pertumbuhannya meliputi: a. Pusat…
a. Pusat Pelayanan Kawasan (PPK) dan Pusat Pelayanan Lingkungan (PPL); b. Kawasan budidaya; dan c. Kawasan strategis kabupaten. (2) Pemberian insentif untuk kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diberikan dalam bentuk: a. Pemberian keringanan pajak; b. Pemberian kompensasi; c. Pengurangan retribusi; d. Penyediaan prasarana dan sarana; dan/atau e. Kemudahan perizinan. (3) Pengenaan disinsentif kepada masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 96 ayat (3), diberikan untuk kegiatan pemanfaatan ruang pada kawasan yang dibatasi pengembangannya. (4) Pengenaan disinsentif untuk kegiatan pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (3), diberikan dalam bentuk: a. Pengenaan kompensasi; b. Persyaratan khusus dalam perizinan bagi kegiatan pemanfaatan ruang yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa; c. Kewajiban mendapatkan imbalan; d. Pembatasan penyediaan prasarana dan sarana; dan/atau e. Persyaratan khusus dalam perizinan. (5) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pemberian insentif dan pengenaan disinsentif diatur dengan peraturan bupati.
