Pasal 7
BAB 3 — FUNGSI DAN KLASIFIKASI BANGUNAN GEDUNG
(1) Klasifikasi bangunan gedung berdasarkan tingkat kompleksitas sebagaimana dimaksud pada pasal 6 huruf a, meliputi: a. bangunan gedung sederhana; b. bangunan gedung tidak sederhana; dan c. bangunan gedung khusus. (2) Klasifikasi bangunan gedung berdasarkan tingkat permanensi sebagaimana dimaksud pada pasal 6 huruf b, meliputi: a. bangunan gedung permanen; b. bangunan gedung semi permanen; dan c. bangunan gedung darurat atau sementara. (3) Klasifikasi bangunan gedung berdasarkan tingkat risiko kebakaran sebagaimana dimaksud pada pasal 6 huruf c, meliputi: a. bangunan gedung tingkat risiko kebakaran tinggi; b. bangunan gedung tingkat risiko kebakaran sedang; dan c. bangunan gedung tingkat risiko kebakaran rendah. (4) Klasifikasi bangunan gedung berdasarkan pada zonasi gempa sebagaimana dimaksud pada pasal 6 huruf d, mengikuti tingkat zonasi gempa yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang meliputi: a. zona I / minor; b. zona II / minor; c. zona III / sedang; d. zona IV / sedang; e. zona V / kuat; dan f. zona VI / kuat. (5) Klasifikasi bangunan gedung berdasarkan lokasi sebagaimana dimaksud pada pasal 6 huruf e, meliputi: a. bangunan gedung di lokasi padat; b. bangunan gedung di lokasi sedang; dan c. bangunan gedung di lokasi renggang. (6) Klasifikasi bangunan gedung berdasarkan ketinggian sebagaimana dimaksud pada pasal 6 huruf f, meliputi:
a. bangunan gedung bertingkat tinggi dengan jumlah lantai lebih dari 8 (delapan) lantai; b. bangunan gedung bertingkat sedang dengan jumlah lantai 5 (lima) lantai sampai dengan 8 (delapan) lantai; dan c. bangunan gedung bertingkat rendah dengan jumlah lantai 1 (satu) lantai sampai dengan 4 (empat) lantai. (7) Klasifikasi bangunan gedung berdasarkan kepemilikan sebagaimana dimaksud pada pasal 6 huruf g, meliputi: a. bangunan gedung milik Negara, bangunan gedung milik yayasan dikategorikan sama dengan milik Negara dalam pengaturan berdasarkan kepemilikan; b. bangunan gedung milik badan usaha; dan c. bangunan gedung milik perorangan.
