Pasal 9
BAB 4 — PENYELESAIAN KERUGIAN NEGARA TERHADAP PNS BUKAN BENDAHARA DAN/ATAU PIHAK KETIGA
(1) TPKN mengumpulkan dan melakukan verifikasi terhadap tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK dan Inspektorat yang belum dituntaskan penyelesaikannya oleh Inspektorat dan/atau Unit Kedeputian/Sekretaris Utama. (2) TPKN MENETAPKAN jumlah dan pelaku kerugian Negara yang harus diselesaikan. (3) Setiap kerugian Negara baik yang dilakukan oleh PNS bukan bendahara, dan/atau Pihak Ketiga yang diakibatkan karena perbuatan melawan hukum atau melalaikan kewajiban diupayakan diselesaikan dengan cara damai. (4) Penyelesaian Kerugian Negara oleh PNS bukan Bendahara dan/atau Pihak Ketiga secara damai dapat dilakukan dengan cara tunai atau diangsur. (5) Batas waktu untuk penyelesaian Kerugian Negara dengan cara diangsur untuk PNS bukan Bendahara dan/atau Pihak Ketiga paling lama 24 (dua puluh empat) bulan sejak penetapan pembebanan oleh TPKN.
(6) Penyelesaian secara damai dilakukan dengan membuat SPKMKN bagi PNS bukan Bendahara dan/atau Pihak Ketiga. (7) SPKMKN sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dibuat dengan mencantumkan jumlah kerugian Negara secara pasti dengan diketahui oleh atasan langsung. (8) Apabila kerugian Negara telah dilunasi oleh PNS bukan bendahara, dan/atau Pihak Ketiga sesuai dengan SPKMKN, maka kepada PNS bukan bendahara, dan/atau Pihak Ketiga yang bersangkutan tidak dikenakan TGR.
