Pasal 65
BAB 5 — PENILAIAN FAKTOR PROFIL RISIKO
(1) Kualitas penempatan dalam bentuk simpanan rupiah atau valuta asing pada Bank INDONESIA ditetapkan lancar. (2) Kualitas penempatan dalam bentuk simpanan di bank dalam dan/atau luar negeri ditetapkan: a. lancar, jika:
- bank penerima penempatan memiliki rasio kewajiban penyediaan modal minimum paling sedikit sama dengan ketentuan penyediaan modal minimum;
- untuk penempatan secara konvensional, tidak terdapat tunggakan pembayaran pokok dan/atau bunga; dan
- untuk penempatan sesuai dengan prinsip syariah, memenuhi persyaratan: a) tidak terdapat tunggakan pembayaran pokok untuk akad qardh; b) dapat ditarik setiap saat untuk giro berdasarkan akad wadi’ah; atau c) tidak terdapat tunggakan pembayaran nominal investasi dan/atau bagi hasil deposito berdasarkan akad mudharabah atau akad murabahah; b. kurang lancar, apabila:
- bank penerima penempatan memiliki rasio kewajiban penyediaan modal minimum paling sedikit sama dengan ketentuan penyediaan modal minimum;
- untuk penempatan secara konvensional, terdapat tunggakan pembayaran pokok dan/atau bunga sampai dengan 5 (lima) hari kerja; dan
- untuk penempatan sesuai dengan prinsip syariah, memenuhi persyaratan:
a) terdapat tunggakan pembayaran pokok sampai dengan 5 (lima) hari kerja untuk akad qardh; b) tidak dapat ditarik sampai dengan 5 (lima) hari kerja untuk giro berdasarkan akad wadi’ah; atau c) terdapat tunggakan pembayaran nominal investasi dan/atau bagi hasil sampai dengan 5 (lima) hari kerja untuk deposito dengan akad mudharabah atau akad murabahah; c. macet, apabila:
- bank penerima penempatan memiliki rasio kewajiban penyediaan modal minimum kurang dari ketentuan penyediaan modal minimum;
- bank penerima penempatan telah ditetapkan dan diumumkan sebagai bank dengan status dalam pengawasan khusus atau bank telah dikenakan sanksi pembekuan seluruh kegiatan usaha;
- bank penerima penempatan ditetapkan sebagai bank dalam likuidasi atau dicabut izin usahanya;
- untuk penempatan secara konvensional, terdapat tunggakan pembayaran pokok dan/atau bunga lebih dari 5 (lima) hari kerja; dan/atau
- untuk penempatan sesuai dengan prinsip syariah, memenuhi persyaratan: a) terdapat tunggakan pembayaran pokok untuk akad qardh lebih dari 5 (lima) hari kerja; b) tidak dapat ditarik saat jangka waktu lebih dari 5 (lima) hari kerja untuk giro berdasarkan akad wadi’ah; atau
c) terdapat tunggakan pembayaran nominal investasi dan/atau bagi hasil lebih dari 5 (lima) hari kerja untuk deposito berdasarkan akad mudharabah atau akad murabahah.
