Pasal 6
BAB 5 — PENGAWASAN
(1) Inspektorat BPKP merupakan Unit yang melakukan fungsi pengawasan dan pemantauan terhadap pengelolaan dan kepatuhan LHKPN dan LHKASN di lingkungan BPKP. (2) Inspektorat BPKP mempunyai tugas Pengawasan LHKPN dan LHKASN sebagai berikut: a. memonitor kepatuhan penyampaian dan pengumuman LHKPN dan LHKASN para Wajib Lapor LHKPN dan LHKASN; b. berkoordinasi dengan Biro Kepegawaian dan Organisasi dan/atau Unit Kerja Pengelola LHKPN dan LHKASN dalam rangka pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1); c. melakukan verifikasi atas kewajaran LHKASN yang disampaikan kepada Kepala BPKP sebagaimana dimaksud dalam angka 2 di atas; d. melakukan klarifikasi kepada wajib lapor jika verifikasi yang dilakukan sebagaimana dimaksud dalam angka 3 mengindikasikan adanya ketidakwajaran; e. melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu jika hasil klarifikasi sebagaimana dimaksud dalam angka 4 juga mengindikasikan adanya ketidakwajaran; f. menyampaikan laporan hasil verifikasi, klarifikasi dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu sebagaimana dimaksud dalam angka 3, angka 4 dan angka 5 kepada Kepala BPKP; g. menyampaikan hasil monitoring kepatuhan penyampaian dan pengumuman LHKPN dan LHKASN kepada unit kerja untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan; dan
(3) Menindaklanjuti rekomendasi KPK mengenai Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN sebagai berikut: a. data kepatuhan Wajib Lapor atas Kewajiban Penyampaian LHKPN dan Pengumuman LHKPN di lingkungan BPKP; b. hasil Pemeriksaan LHKPN; dan c. hal-hal lain yang berkaitan dengan LHKPN. (4) Memberikan informasi dan data kepada KPK mengenai ketidakbenaran dan/atau ketidakwajaran harta kekayaan Wajib Lapor LHKPN di lingkungan BPKP. (5) Menyampaikan laporan pada setiap akhir tahun mengenai pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (4) kepada Kepala BPKP dengan memberikan tembusan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
