Pasal 8
(1) Susunan organisasi Srena Polri meliputi: a. Bagian Perencanaan dan Administrasi (Bagrenmin) terdiri atas:
- Subbagian Perencanaan (Subbagren);
- Subbagian Sumber Daya (Subbagsumda);
- Subbagian Pembinaan Fungsi (Subbagbinfung); dan
- Tata Usaha dan Urusan Dalam (Taud); b. Urusan Keuangan (Urkeu); c. Biro Kebijakan dan Strategi (Rojakstra) terdiri atas:
- Bagian Kebijakan Umum (Bagjakum) meliputi: a) Subbagian Strategi Keamanan (Subbagstrakam); b) Subbagian Strategi Pengembangan (Subbagstrabang); dan
c) Urusan Administrasi (Urmin); 2. Bagian Kerja Sama (Bagkerma) meliputi: a) Subbagian Kerja Sama dan Hibah Dalam Negeri (Subbagkerma dan hibahdagri); b) Subbagian Kerja Sama dan Hibah Luar Negeri (Subbagkerma dan hibahlugri); dan c) Urusan Administrasi (Urmin); 3. Bagian Pinjaman Luar Negeri dan Dalam Negeri (Bagpinludagri) meliputi: a) Subbagian Pinjaman Luar Negeri (Subbagpinlugri); b) Subbagian Pinjaman Dalam Negeri (Subbagpindagri); dan c) Urusan Administrasi (Urmin); 4. Urusan Tata Usaha (Urtu); d. Biro Kelembagaan dan Tata Laksana (Rolemtala) terdiri atas:
- Bagian Kelembagaan Pusat (Baglempus), meliputi: a) Subbagian Kelembagaan Operasional (Subbaglemops); b) Subbagian Kelembagaan Pembinaan (Subbaglembin); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
- Bagian Kelembagaan Wilayah (Baglemwil), meliputi: a) Subbagian Kelembagaan Wilayah I (Subbaglemwil I); b) Subbagian Kelembagaan Wilayah II (Subbaglemwil II); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
- Bagian Tata Laksana (Bagtala) meliputi: a) Subbagian Pembinaan Sistem dan Metode (Subbagbinsismet);
b) Subbagian Pembinaan Manajemen (Subbagbinjemen); dan c) Subbagian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (Subbag SPBE); dan d) Urusan Administrasi (Urmin); 4. Urusan Tata Usaha (Urtu); e. Biro Manajemen Anggaran (Rojemengar), terdiri atas:
Bagian Perencanaan Anggaran Tahunan (Bagrengarta) meliputi: a) Subbagian Anggaran Belanja Pegawai (Subbaggarbelpeg); b) Subbagian Anggaran Belanja Barang (Subbaggarbelbar); c) Subbagian Anggaran Belanja Modal (Subbaggarbelmod); dan d) Urusan Administrasi (Urmin);
Bagian Perencanaan Anggaran Khusus (Bagrengarsus) meliputi: a) Subbagian Non Anggaran Pendapatan Belanja Negara (Subbag Non APBN); b) Subbagian Penerimaan Negara Bukan Pajak Fungsi Teknis (Subbag PNBP Fungsi Teknis); c) Subbagian Penerimaan Negara Bukan Pajak Lainnya (Subbag PNBP Lainnya); dan d) Urusan Administrasi (Urmin);
Bagian Pelaksanaan Anggaran Revisi (Baglakgarrev) meliputi: a) Subbagian Revisi Anggaran (Subbagrevgar); b) Subbagian Pelaksanaan Anggaran Tertentu (Subbaglakgarter); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
Bagian Laporan Penggunaan Anggaran (Baglapgungar) meliputi: a) Subbagian Laporan Anggaran Tahunan (Subbaglapgarta); b) Subbagian Laporan Anggaran Khusus (Subbaglapgarsus); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
Urusan Tata Usaha (Urtu); f. Biro Reformasi Birokrasi Polri (Ro RBP), terdiri atas:
Bagian Sistem Informasi dan Laporan (Bagsisinfolap) meliputi: a) Subbagian Sistem Informasi (Subbagsisinfo); b) Subbagian Sistem Laporan (Subbagsislap); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
Bagian Pengkajian dan Analisis (Bagjianalis) meliputi: a) Subbagian Pengkajian (Subbagjian); b) Subbagian Analisis (Subbaganalis); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
Urusan Tata Usaha (Urtu). g. Biro Monitoring dan Evaluasi (Romonev), terdiri atas:
Bagian Analisis dan Evaluasi Anggaran (Baganevgar) meliputi: a) Subbagian Analisis dan Evaluasi Anggaran Kelembagaan Pusat (Subbaganevgarlempus); b) Subbagian Analisis dan Evaluasi Anggaran Kelembagaan Wilayah (Subbaganevgarlemwil); dan c) Urusan Administrasi (Urmin);
Bagian Analisis dan Evaluasi Kinerja (Baganevkinerja) meliputi:
a) Subbagian Analisis dan Evaluasi Kinerja Kelembagaan Pusat (Subbaganevkinerjalempus); b) Subbagian Analisis dan Evaluasi Kinerja Kelembagaan Wilayah (Subbaganevkinerja lemwil); dan c) Urusan Administrasi (Urmin); 3. Urusan Tata Usaha (Urtu). (2) Susunan organisasi dan tata kerja, struktur organisasi, dan daftar susunan personel Srena Polri diubah sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kepolisian ini.
- Ketentuan Pasal 10 diubah, sehingga Pasal 10 berbunyi sebagai berikut:
