Pasal 14
BAB 2 — PELAKSANA DALAM PENGADAAN BARANG/JASA SECARA ELEKTRONIK
(1) PPK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf d, memiliki tugas pokok dan kewenangan sebagai berikut: a. MENETAPKAN rencana pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; b. menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; c. menyetujui bukti pembelian atau menandatangani kuitansi/Surat Perintah Kerja (SPK) atau surat perjanjian; d. melaksanakan kontrak dengan Penyedia Barang/Jasa; e. mengendalikan pelaksanaan kontrak; f. melaporkan pelaksanaan/penyelesaian Pengadaan Barang/Jasa kepada PA/KPA; g. menyerahkan hasil pekerjaan Pengadaan Barang/Jasa kepada PA/KPA dengan berita acara penyerahan; h. melaporkan kemajuan pekerjaan termasuk penyerapan anggaran dan hambatan pelaksanaan pekerjaan kepada PA/KPA setiap triwulan; dan i. menyimpan dan menjaga keutuhan seluruh dokumen pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. (2) Penetapan rencana pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, meliputi: a. spesifikasi teknis Barang/Jasa; b. Harga Perkiraan Sendiri (HPS); dan c. rancangan kontrak. (3) Selain tugas pokok dan kewenangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), dalam hal diperlukan PPK dapat: a. mengusulkan kepada PA/KPA mengenai perubahan paket pekerjaan dan/atau perubahan jadwal kegiatan pengadaan; b. MENETAPKAN tim pendukung; www.djpp.kemenkumham.go.id
c. MENETAPKAN tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis untuk membantu pelaksanaan tugas Kelompok Kerja ULP; dan d. MENETAPKAN besaran uang muka yang akan dibayarkan kepada Penyedia Barang/Jasa.
