Pasal 18
BAB 3 — PERILAKU KERJA
(1) Penentuan Evaluator dilakukan sebagai berikut: a. Bagi Eselon I ditentukan oleh Kepala Lemsaneg atas minimal 50% Evaluator yang ditetapkan berasal dari usulan Pegawai yang dinilai (Evaluee); b. Bagi Eselon II ditetapkan oleh pimpinan Unit Eselon I yang bersangkutan atas minimal 50% Evaluator yang ditetapkan berasal dari usulan Evaluee; dan
c. Bagi Eselon III, Eselon IV, Pejabat Fungsional Tertentu dan Fungsional Umum ditetapkan oleh pimpinan Unit Eselon II yang bersangkutan atas minimal 50% Evaluator yang ditetapkan berasal dari usulan Evaluee. (2) Apabila Pegawai memiliki teman sejawat kurang dari ketentuan jumlah Evaluator, maka Evaluator-nya diambil dari jabatan yang setara dengan Evaluee dari unit kerja Eselon II yang sama. (3) Pembobotan Evaluator untuk Pejabat Struktural dilakukan sebagai berikut: a. Atasan Langsung senilai 60%; b. Teman Sejawat senilai 15%; dan c. Bawahan senilai 25%. (4) Pembobotan Evaluator untuk Pejabat Fungsional Tertentu dan Fungsional Umum dilakukan sebagai berikut: a. Atasan Langsung senilai 60%; dan b. Teman Sejawat senilai 40%.
