Pasal 13
BAB 5 — PENETAPAN STATUS GOLONGAN
(1) Penetapan Status Golongan Rumah Negara di lingkungan Lembaga terdiri atas: a. Rumah Negara Golongan I; dan
b. Rumah Negara Golongan II. (2) Rumah Negara Golongan II sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b apabila diperlukan dapat difungsikan sebagai mess. (3) Penetapan Status Golongan Rumah Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilakukan oleh kepala Lembaga. (4) Penetapan Status Golongan Rumah Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan melalui keputusan Kepala Lembaga. (5) Keputusan mengenai Penetapan Status Golongan Rumah Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dibuat sesuai dengan contoh dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Lembaga ini. (6) Keputusan mengenai Penetapan Status Golongan Rumah Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (5) dengan tembusan disampaikan kepada Menteri Keuangan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
