Pasal 19
(1) KPPSLN menyiapkan dan mengatur: a. tempat duduk untuk Pemilih ditempatkan di dekat pintu masuk TPSLN; b. meja panjang dan tempat duduk Ketua KPPSLN, Anggota KPPSLN Kedua dan KPPSLN Ketiga; c. meja dan tempat duduk Anggota KPPSLN Keempat, di dekat pintu masuk TPSLN; d. tempat duduk Anggota KPPSLN Kelima yang ditempatkan di antara tempat duduk Pemilih dan bilik suara; e. tempat duduk Anggota KPPSLN Keenam di dekat kotak suara; f. tempat duduk Anggota KPPSLN Ketujuh di dekat pintu keluar TPSLN; g. tempat duduk, Pemilih, Saksi dan Pengawas Pemilu Luar Negeri; h. meja untuk tempat kotak suara ditempatkan di dekat pintu keluar TPSLN, dengan jarak disesuaikan kurang lebih 3 (tiga) meter dari tempat duduk Ketua KPPSLN, berhadapan dengan tempat duduk Pemilih; i. bilik suara yang ditempatkan berhadapan dengan tempat duduk Ketua KPPSLN dan Saksi, dengan ketentuan jarak antara bilik suara dengan batas lebar TPSLN paling sedikit 1 (satu) meter; j. papan sebanyak 2 (dua) buah yang pada saat Pemungutan Suara ditempatkan di dekat pintu masuk masing-masing untuk memasang:
- salinan DCT; dan
- DPTLN, DPTbLN dan DPKLN. www.djpp.kemenkumham.go.id
k. papan sebagaimana dimaksud pada huruf j, pada saat penghitungan suara digunakan untuk memasang formulir Model C1 DPR Plano; l. papan nama TPSLN ditempatkan di dekat pintu masuk TPSLN di sebelah luar TPSLN; m. meja untuk menempatkan bilik pemberian suara dan alat pencoblos Surat Suara serta meja khusus untuk penyandang cacat yang menggunakan kursi roda; dan n. tambang, tali, kayu atau bambu untuk membuat batas TPSLN. (2) Apabila jumlah Anggota KPPSLN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kurang dari 7 (tujuh) orang, tempat duduk Ketua KPPSLN dan masing-masing Anggota KPPSLN ditetapkan oleh Ketua KPPSLN. (3) Anggota KPPSLN keempat dan ketujuh merangkap sebagai petugas ketertiban TPSLN. 5. Ketentuan huruf a Pasal 21 diubah, di antara huruf a dan huruf b disisipkan 1 (satu) huruf yakni a1, sehingga Pasal 21 berbunyi sebagai berikut:
