Pasal 6
BAB 2 — PENYUSUNAN BUKU PUTIH
(1) Setiap kolegium Dokter Spesialis/Dokter Gigi Spesialis yang MENETAPKAN kompetensi yang sama dengan kolegium spesialis lainnya wajib menyusun kriteria kompetensi klinis masing-masing. (2) Kriteria kompetensi klinis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disusun, disepakati, dan ditetapkan bersama oleh Kolegium terkait dan MKKI/MKKGI menjadi Buku Putih, dengan tata cara sebagai berikut: a. MKKI/MKKGI membentuk komite ad hoc untuk menyelesaikan masalah kompetensi klinis sebagimana dimaksud dalam Peraturan KKI ini untuk direkomendasikan dalam rancangan Buku Putih;
b. Setiap pembentukan komite ad hoc sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas MKKI/MKKGI melaporkannya secara tertulis kepada KKI dengan tembusan kepada seluruh kolegium yang terkait dalam komite ad hoc; c. MKKI/MKKGI dan Kolegium terkait menentukan kolegium yang akan terlibat dalam komite ad hoc sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas. d. Kolegium terkait menunjuk secara tertulis perwakilan tetap yang diberi wewenang untuk terlibat dalam komite ad hoc sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas; e. Ketua MKKI/MKKGI memimpin persidangan Komite ad hoc sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas; f. Undangan untuk menghadiri setiap persidangan Komite ad hoc sebagaimana dimaksud dalam huruf a disampaikan oleh Ketua MKKI/MKKGI kepada setiap kolegium paling lambat 3 x 24 (tiga kali dua puluh empat) jam sebelum persidangan dilakukan, dengan tembusan kepada KKI sebagai pemberitahuan; g. Buku Putih ditetapkan secara musyawarah dan mufakat dalam waktu paling lama 12 (dua belas) bulan sejak dibentuknya Komite ad hoc sebagaimana dimaksud dalam huruf a di atas; h. Dalam hal telah tercapai kesepakatan tentang Buku Putih MKKI/MKKGI melakukan pemberitahuan secara tertulis kepada KKI untuk meminta pengesahan Buku Putih tersebut kepada KKI; atau i. Dalam hal tidak tercapai kesepakatan dalam jangka waktu sebagaimana sebagaimana dimaksud dalam huruf g di atas MKKI/MKKGI melakukan pemberitahuan secara tertulis kepada KKI untuk ditangani lebih lanjut.
