Pasal 46
BAB 2 — TATA CARA PENYUSUNAN PROLEGNAS
(1) Badan Legislasi dan Menteri membahas urgensi usulan rancangan UNDANG-UNDANG di luar Prolegnas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (3) dalam rapat kerja. (2) Dalam rapat kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Badan Legislasi menyampaikan adanya usulan rancangan UNDANG-UNDANG dari DPR di luar Prolegnas. (3) Menteri memberikan tanggapan atas usulan rancangan UNDANG-UNDANG sebagaimana dimaksud pada ayat (2). (4) Badan Legislasi dan Menteri mengambil keputusan atas usulan rancangan UNDANG-UNDANG sebagaimana dimaksud pada ayat (2). (5) Dalam hal Badan Legislasi dan Menteri menyetujui usulan rancangan UNDANG-UNDANG sebagaimana dimaksud pada ayat (4), Badan Legislasi melaporkan usulan rancangan UNDANG-UNDANG di luar Prolegnas dalam rapat paripurna untuk ditetapkan. (6) Dalam hal Menteri menolak usulan rancangan UNDANG-UNDANG sebagaimana dimaksud pada ayat (4), usulan rancangan UNDANG-UNDANG di luar Prolegnas tersebut tidak dapat diajukan untuk diproses lebih lanjut sesuai mekanisme pengajuan rancangan UNDANG-UNDANG.
