Pasal 36
BAB 4 — PROLEGNAS PERUBAHAN
(1) Dalam hal DPD mengusulkan rancangan UNDANG-UNDANG di luar Prolegnas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32, PPUU mengajukan kepada Badan Legislasi untuk mengadakan rapat untuk membicarakan usulan rancangan UNDANG-UNDANG di luar Prolegnas. (2) Badan Legislasi mengadakan rapat kerja dengan PPUU dan Menteri untuk membahas alasan mengenai urgensi rancangan UNDANG-UNDANG sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (3) Dalam rapat kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (2), pimpinan PPUU menyampaikan adanya usulan rancangan UNDANG-UNDANG yang diajukan DPD di luar Prolegnas. (4) Badan Legislasi dan Menteri memberikan tanggapan atas usulan rancangan UNDANG-UNDANG sebagaimana dimaksud pada ayat (3). (5) Badan Legislasi dan Menteri mengambil keputusan atas usulan rancangan UNDANG-UNDANG sebagaimana dimaksud pada ayat (3). (6) Dalam hal Badan Legislasi dan Menteri MEMUTUSKAN menyetujui usulan rancangan UNDANG-UNDANG sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Badan Legislasi melaporkan usulan rancangan UNDANG-UNDANG di luar Prolegnas dalam rapat paripurna untuk ditetapkan. (7) Dalam hal Badan Legislasi dan Menteri MEMUTUSKAN menolak usulan rancangan UNDANG-UNDANG sebagaimana dimaksud pada ayat (3), usulan rancangan UNDANG-UNDANG di luar Prolegnas tersebut tidak dapat diajukan untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan mekanisme pengajuan rancangan UNDANG-UNDANG.
