Pasal 6
BAB 4 — ORGANISASI DAN KEANGGOTAAN
(1) Perwakilan BWI Provinsi dan/atau Perwakilan BWI Kabupaten/Kota terdiri atas Dewan Pertimbangan dan Badan Pelaksana. (2) Dewan Pertimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berjumlah 3 (tiga) orang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua dan 2 (dua) orang Anggota, yang merupakan unsur pengawas pelaksanaan tugas Perwakilan BWI. (3) Badan Pelaksana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berjumlah 11 (sebelas) orang untuk Perwakilan BWI provinsi terdiri atas : a. 1 (satu) orang Ketua; b. 1 (satu) orang Wakil Ketua; c. 1 (satu) orang Sekretaris; d. 1 (satu) orang Bendahara; e. 2 (dua) orang Divisi Pembinaan Nazhir; f. 2 (dua) orang Divisi Pengelolaan Dan Pemberdayan Wakaf; g. 1 (satu) orang Divisi Hubungan Masyarakat; h. 1 (satu) orang Divisi Kelembagaan; dan i. 1 (satu) orang Divisi Penelitian dan Pengembangan Wakaf. (4) Badan Pelaksana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berjumlah 9 (Sembilan) orang untuk Perwakilan BWI kabupaten/kota terdiri atas: a. 1 (satu) orang Ketua; b. 1 (satu) orang Wakil Ketua; c. 1 (satu) orang Sekretaris; d. 1 (satu) orang Bendahara; e. 1 (satu) orang Divisi Pembinaan Nazhir; f. 1 (satu) orang Divisi Pengelolaan dan Pemberdayaan Wakaf; g. 1 (satu) orang Divisi Hubungan Masyarakat;
h. 1 (satu) orang Divisi Kelembagaan; i. 1 (satu) orang Divisi Penelitian dan Pengembangan Wakaf. (5) Sekretaris sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf c dan ayat (4) huruf c ex officio adalah kepala bidang/pembimbing untuk Perwakilan BWI provinsi dan kepala seksi/pembimbing untuk Perwakilan BWI Kabupaten/Kota yang membidangi perwakafan. (6) Keanggotaan Perwakilan BWI provinsi dan kabupaten/kota sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ayat (3) dan ayat (4) terdiri atas unsur Kemenag, Pemda, MUI, Cendekiawan, Nazhir, Ahli hukum dan Kewirausahaan.
