Pasal 26
BAB 10 — CUTI
(1) Pegawai berhak cuti selama 12 (dua belas) hari kerja setelah bekerja paling singkat 12 (dua belas) bulan berturut-turut dengan mendapat gaji penuh. (2) Hak cuti yang tidak diambil setelah 1 (satu) tahun dari hari jatuhnya cuti dianggap hapus (gugur).
(3) Cuti yang belum diambil sama sekali dan masih berlaku untuk tahun yang berjalan, dapat digabung pengambilannya dengan cuti tahun berikutnya dengan izin khusus Pengurus. (4) Cuti gabungan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) paling lama 18 (delapan belas) hari kerja. (5) Pegawai yang akan mengambil hak cuti, harus terlebih dahulu mendapat izin cuti dari Sekretaris BWI. (6) Pegawai yang sakit berkepanjangan selama lebih dari 3 (tiga) bulan tidak dapat diberikan hak cuti tahunan.
