Pasal 13
BAB 2 — TANDA SNI
(1) Pemohon yang dinyatakan mendapat persetujuan penggunaan Tanda SNI wajib mematuhi ketentuan sebagai berikut: a. menjaga dan mengendalikan kesesuaian barang, jasa, proses, sistem, atau personal sebagaimana dimaksud dalam dokumen persetujuan penggunaan tanda SNI untuk diproduksi atau dipasok sesuai dengan karakteristik yang sama dengan contoh atau sampel barang, jasa, proses, sistem, atau personal yang telah disertifikasi oleh LPK serta dinyatakan memenuhi standar yang diacu;
b. membubuhkan tanda SNI bagi barang, jasa, proses, sistem, atau personal yang dimaksud dalam dokumen persetujuan penggunaan tanda SNI; c. menginformasikan kepada BSN apabila terjadi perubahan Sertifikat Kesesuaian terhadap Persyaratan Acuan dan/atau dokumen sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (1) huruf c sampai dengan huruf e; d. mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan bila terdapat laporan yang menunjukkan ketidakmampuan Pemohon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) dalam menjaga dan mengendalikan kesesuaian barang, jasa, proses, sistem, atau personal terhadap Persyaratan Acuan sebagaimana dimaksud dalam dokumen persetujuan penggunaan tanda SNI; dan/atau e. tidak mencantumkan tanda SNI pada barang, jasa, proses, sistem, atau personal dalam hal SPPT SNI dibekukan, dicabut atau berakhir masa berlakunya. (2) Kesediaan Pemohon untuk melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuktikan dengan menandatangani Surat Pernyataan Kesediaan Mematuhi Kewajiban Penggunaan Tanda SNI sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Kepala ini. (3) Nama penerima persetujuan penggunaan Tanda SNI beserta informasi Barang, Jasa, Proses, Sistem, atau Personal diumumkan dalam sistem informasi standardisasi dan penilaian kesesuaian.
