Pasal 22
BAB 16 — CUTI
Kepala BNP2TKI dapat mendelegasikan wewenang kepada : a. Sekretaris Utama untuk menandatangani :
surat cuti tahunan dan cuti bersalin bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan PNS golongan IV/c ke atas serta cuti besar, cuti alasan penting dan cuti sakit di atas 14 hari untuk golongan IV di lingkungan BNP2TKI;
surat usulan pertimbangan cuti di luar tanggungan negara dan pengaktifan kembali dari cuti di luar tanggungan negara bagi PNS golongan III dan IV di lingkungan BNP2TKI; dan 3) Surat Keputusan cuti di luar tanggungan negara dan pengaktifan kembali dari cuti di luar tanggungan negara bagi PNS golongan III dan IV di lingkungan BNP2TKI; b. Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian untuk menandatangani :
surat cuti tahunan dan cuti bersalin bagi Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan PNS golongan IV/a dan IV/b di lingkungan BP3TKI dan LP3TKI serta pemberian cuti besar, cuti alasan penting dan cuti sakit di atas 14 hari untuk golongan III ke bawah di Lingkungan BNP2TKI;
surat usulan pertimbangan cuti di luar tanggungan negara dan pengaktifan kembali dari cuti di luar tanggungan negara bagi PNS golongan I dan II; dan
Surat Keputusan cuti di luar tanggungan negara dan pengaktifan kembali dari cuti di luar tanggungan Negara bagi PNS golongan I dan II; c. Direktur/Kepala Biro/Kepala Puslitfo/Inspektur untuk menandatangani surat cuti tahunan, bersalin, dan sakit tidak lebih dari 14 hari bagi Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Pelaksana serta PNS golongan III kebawah di lingkungan unit kerja masing- masing; dan d. Kepala BP3TKI/LP3TKI untuk menandatangani surat cuti tahunan, bersalin, dan sakit tidak lebih dari 14 hari bagi Pejabat Pelaksana serta PNS golongan III kebawah di lingkungan unit kerja masing-masing.
