Pasal 6
BAB 2 — JENIS PERSYARATAN KEAMANAN DAN MUTU OBAT TRADISIONAL
(1) Produk Jadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 berdasarkan penggunaannya terdiri atas: a. obat dalam; dan b. obat luar. (2) Bentuk sediaan obat dalam sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri atas: a. sediaan Rajangan; b. sediaan Serbuk; dan c. sediaan lainnya. (3) Bentuk sediaan obat luar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri atas: a. sediaan cair; b. sediaan semi padat; dan c. sediaan padat. (4) Bentuk sediaan lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c dapat berupa: a. Serbuk Instan; b. Granul; c. Serbuk Efervesen; d. Pil;
e. Kapsul; f. Kapsul Lunak; g. Tablet/Kaplet; h. Tablet Efervesen; i. Tablet Hisap; j. Pastiles; k. Dodol/Jenang; l. Film Strip; dan m. Cairan Obat Dalam. (5) Bentuk sediaan cair sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a dapat berupa: a. Cairan Obat Luar; b. Losio; dan c. Parem Cair. (6) Bentuk Sediaan semi padat sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf b dapat berupa: a. Salep; b. Krim; dan c. Gel. (7) Bentuk Sediaan padat sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf c dapat berupa: a. Parem Padat; b. Serbuk Obat Luar; c. Pilis; d. Tapel; e. Plester; f. Supositoria Untuk Wasir; dan g. Rajangan Obat Luar.
