Pasal 21
BAB 2 — PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
(1) Dalam keadaan tertentu, pemrakarsa dapat mengajukan usulan penyusunan Rancangan Peraturan Badan di luar Progsun Peraturan Badan kepada Kepala Badan melalui Sekretaris Utama. (2) Keadaan tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. perintah Peraturan Perundang-undangan lain setelah Progsun Peraturan Badan ditetapkan; b. adanya urgensi nasional; atau c. kebutuhan organisasi.
(3) Pengajuan usul sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus disertai dengan rancangan awal dan uraian yang memuat: a. judul rancangan Peraturan Badan; b. dasar hukum pembentukan; c. latar belakang penyusunan; d. tujuan penyusunan; e. sasaran yang ingin diwujudkan; dan f. jangkauan dan arah pengaturan. (4) Penyusunan Rancangan Peraturan Badan di luar Progsun Peraturan Badan dilaksanakan setelah mendapat persetujuan dari Kepala Badan.
