Pasal 13
BAB 8 — MEKANISME PELAKSANAAN PENYELESAIAN KERUGIAN NEGARA
(1) Berdasarkan SPKMKN, PNS/Pihak Ketiga wajib mengganti Kerugian Negara dengan cara menyetorkan secara tunai ke Kas Negara dalam
jangka waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penetapan pembebanan oleh TPKN. (2) Apabila dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) telah terlampaui, PNS tidak mengganti Kerugian Negara secara tunai, TPKN mengajukan permintaan kepada Bendahara gaji untuk melakukan pemotongan penghasilan dengan memperhatikan sisa masa kerja pegawai yang bersangkutan atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan. (3) Apabila dalam waktu 7 (tujuh) hari sebagaimana dimaksud ayat (1) telah terlampaui dan Pihak Ketiga tidak mengganti Kerugian Negara secara tunai, TPKN melakukan penagihan ulang sebanyak 2 (dua) kali 7 (tujuh) hari kerja. (4) Apabila setelah penagihan ketiga, Pihak Ketiga tidak mengganti Kerugian Negara secara tunai, ke Kas Negara, maka TPKN akan menyerahkan penyelesaian Kerugian Negara kepada aparat penegak hukum.
