PERATURAN_BAPETEN
Peraturan Badan Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai di...
Pasal 17
BAB 1 — KETENTUAN UMUM
(1) Alasan yang sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (1) huruf a meliputi: a. cuti sakit paling sedikit 3 (tiga) hari kalender dan paling lama 21 (dua puluh satu) hari kalender; b. cuti tahunan; c. cuti bersalin untuk persalinan anak pertama dan anak kedua; d. cuti bersalin untuk gugur kandungan pertama dan gugur kandungan kedua; e. cuti alasan penting paling lama 7 (tujuh) hari kalender; atau f. Pelatihan paling lama 3 (bulan). (2) Pegawai yang kurang dalam Jam Kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (1) huruf b tidak dikenakan pemotongan Tunjangan Kinerja selama menjalankan tugas kedinasan.
