Pasal 30
BAB 4 — SANKSI
(1) Pegawai yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah dikenakan sanksi berupa Hukuman Disiplin sebagai berikut: a. teguran lisan bagi Pegawai yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah selama 5 (lima) Hari Kerja; b. teguran tertulis bagi Pegawai yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah selama 6 (enam) sampai dengan 10 (sepuluh) Hari Kerja; c. pernyataan tidak puas secara tertulis bagi Pegawai yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah selama 11 (sebelas) sampai dengan 15 (lima belas) Hari Kerja; d. penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun bagi Pegawai yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah selama 16 (enam belas) sampai dengan 20 (dua puluh) Hari Kerja; e. penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun bagi Pegawai yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah selama 21 (dua puluh satu) sampai dengan
25 (dua puluh lima) Hari Kerja; f. penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun bagi Pegawai yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah selama 26 (dua puluh enam) sampai dengan 30 (tiga puluh) Hari Kerja; g. penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun bagi Pegawai yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah selama 31 (tiga puluh satu) sampai dengan 35 (tiga puluh lima) Hari Kerja; h. pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah bagi Pegawai yang menduduki jabatan struktural atau fungsional tertentu yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah selama 36 (tiga puluh enam) sampai dengan 40 (empat puluh) Hari Kerja; i. pembebasan dari jabatan bagi PNS yang menduduki jabatan struktural atau fungsional tertentu yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah selama 41 (empat puluh satu) sampai dengan 45 (empat puluh lima) Hari Kerja; dan j. pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS bagi Pegawai yang Tidak Masuk Kerja tanpa alasan yang sah selama 46 (empat puluh enam) Hari Kerja atau lebih. (2) Penghitungan hari sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dihitung secara kumulatif sampai dengan akhir tahun berjalan. (3) Penjatuhan hukuman disiplin dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
