PROPORSI DAN ESTIMASI PENERIMAAN PAJAK ROKOK UNTUK
Pembukaan
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
SALINAN
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN NOMOR KEP-38/PK/2022 TENTANG PROPORSI DAN ESTIMASI PENERIMAAN PAJAK ROKOK UNTUK MASING-MASING PROVINSI TAHUN ANGGARAN 2023
DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN,
Menimbang
: bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 16 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11/PMK.07/2017 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan tentang Proporsi dan Estimasi Penerimaan Pajak Rokok untuk Masing-Masing Provinsi Tahun Anggaran 2023;
Mengingat
- Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2020 tentang Kementerian Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 98);
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 1007) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11/PMK.07/2017 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 223);
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.01/2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 1031) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141/PMK.01/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.01/2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 954);
MEMUTUSKAN:
Menetapkan
: KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN TENTANG PROPORSI DAN ESTIMASI PENERIMAAN PAJAK ROKOK UNTUK MASING-MASING PROVINSI TAHUN ANGGARAN 2023.
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
KESATU : Menetapkan proporsi dan estimasi penerimaan Pajak Rokok untuk masing-masing Provinsi Tahun Anggaran 2023 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur Jenderal ini.
KEDUA : Penetapan estimasi penerimaan Pajak Rokok untuk masing-masing Provinsi Tahun Anggaran 2023 sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU digunakan sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023 untuk masing-masing Provinsi.
KETIGA : Berdasarkan estimasi penerimaan Pajak Rokok untuk masing-masing Provinsi Tahun Anggaran 2023 sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, Gubernur menetapkan alokasi bagi hasil Pajak Rokok untuk masing-masing Kabupaten/Kota di wilayahnya sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023 untuk masing-masing Kabupaten/Kota.
KEEMPAT : Penyetoran Pajak Rokok kepada Provinsi yang baru dibentuk dilaksanakan sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan mengenai Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok.
KELIMA : Penyetoran Pajak Rokok kepada Provinsi yang baru dibentuk sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEEMPAT dilaksanakan setelah Provinsi tersebut menetapkan peraturan daerah mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
KEENAM : Dalam hal Provinsi sebagaimana dimaksud dalam Diktum KELIMA belum memiliki peraturan daerah mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, penyetoran Pajak Rokok dilaksanakan melalui Provinsi induk.
KETUJUH : Pajak Rokok yang telah disetorkan kepada Provinsi induk sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEENAM dibagi oleh Provinsi induk kepada Provinsi yang baru dibentuk berdasarkan proporsi jumlah penduduk.
KEDELAPAN : Penyaluran penerimaan Pajak Rokok oleh Provinsi yang baru dibentuk kepada Kabupaten/Kota di wilayahnya, dilaksanakan sesuai dengan peraturan gubernur Provinsi induk mengenai bagi hasil penerimaan Pajak Rokok.
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
KESEMBILAN : Keputusan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Salinan Keputusan Direktur Jenderal ini disampaikan kepada:
- Menteri Keuangan;
- Direktur Jenderal Perbendaharaan;
- Direktur Jenderal Bea dan Cukai;
- Para Gubernur di Seluruh Indonesia; dan
- Sekretaris Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 18 November 2022
DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN, ttd.
LUKY ALFIRMAN
Salinan sesuai dengan aslinya Sekretaris Direktorat Jenderal u.b. Ketiga Bagian Umum, Advokasi, dan Kerja Sama Antar Lembaga,

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
LAMPIRAN KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN NOMOR KEP-38/PK/2022 TENTANG PROPORSI DAN ESTIMASI PENERIMAAN PAJAK ROKOK UNTUK MASING-MASING PROVINSI TAHUN ANGGARAN 2023
PROPORSI DAN ESTIMASI PENERIMAAN PAJAK ROKOK UNTUK MASING-MASING PROVINSI TAHUN ANGGARAN 2023
| No. | Nama Provinsi | Proporsi Jumlah Penduduk | Estimasi Penyetoran Pajak Rokok ke Rekening Kas Umum Daerah Tahun Anggaran 2023 (Rp) | | --- | --- | --- | --- | | (1) | (2) | (3) | (4) | | 1. | Provinsi Aceh | 0,019538 | 445.330.978.377 | | 2. | Provinsi Sumatera Utara | 0,055582 | 1.266.909.454.549 | | 3. | Provinsi Sumatera Barat | 0,020425 | 465.545.433.844 | | 4. | Provinsi Riau | 0,024137 | 550.163.201.051 | | 5. | Provinsi Kepulauan Riau | 0,007631 | 173.930.685.755 | | 6. | Provinsi Jambi | 0,013229 | 301.534.239.301 | | 7. | Provinsi Sumatera Selatan | 0,031401 | 715.740.191.027 | | 8. | Provinsi Bangka Belitung | 0,005347 | 121.881.976.777 | | 9. | Provinsi Bengkulu | 0,007434 | 169.452.077.068 | | 10. | Provinsi Lampung | 0,032327 | 736.838.200.125 | | 11. | Provinsi DKI Jakarta | 0,040854 | 931.198.394.030 | | 12. | Provinsi Jawa Barat | 0,176630 | 4.026.003.084.214 | | 13. | Provinsi Banten | 0,044106 | 1.005.330.811.619 | | 14. | Provinsi Jawa Tengah | 0,136142 | 3.103.138.767.993 | | 15. | Provinsi DI Yogyakarta | 0,013355 | 304.411.458.770 | | 16. | Provinsi Jawa Timur | 0,149418 | 3.405.751.333.427 | | 17. | Provinsi Kalimantan Barat | 0,019909 | 453.783.177.886 | | 18. | Provinsi Kalimantan Tengah | 0,009706 | 221.243.517.479 | | 19. | Provinsi Kalimantan Selatan | 0,015040 | 342.820.546.573 | | 20. | Provinsi Kalimantan Timur | 0,014134 | 322.152.642.840 | | 21. | Provinsi Kalimantan Utara | 0,002577 | 58.739.678.341 | | 22. | Provinsi Sulawesi Utara | 0,009676 | 220.541.823.258 | | 23. | Provinsi Gorontalo | 0,004372 | 99.656.058.578 | | 24. | Provinsi Sulawesi Tengah | 0,011167 | 254.533.474.018 | | 25. | Provinsi Sulawesi Selatan | 0,033614 | 766.171.121.090 | | 26. | Provinsi Sulawesi Barat | 0,005256 | 119.792.621.600 | | 27. | Provinsi Sulawesi Tenggara | 0,009772 | 222.733.572.649 | | 28. | Provinsi Bali | 0,015569 | 354.877.734.289 | | 29. | Provinsi Nusa Tenggara Barat | 0,019878 | 453.076.351.537 | | 30. | Provinsi Nusa Tenggara Timur | 0,020025 | 456.446.089.659 | | 31. | Provinsi Maluku | 0,006852 | 156.176.836.920 | | 32. | Provinsi Maluku Utara | 0,004857 | 110.702.300.025 | | 33. | Provinsi Papua | 0,003764 | 85.803.205.798 | | 34. | Provinsi Papua Barat | 0,004216 | 96.105.537.140 | | 35. | Provinsi Papua Selatan | 0,001874 | 42.718.750.176 | | 36. | Provinsi Papua Tengah | 0,004891 | 111.473.526.291 | | 37. | Provinsi Papua Pegunungan | 0,005294 | 120.662.599.926 | | Jumlah | | 1,000000 | 22.793.371.454.000 |
DIREKTUR JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN,
Salinan sesuai dengan aslinya Sekretaris Direktorat Jenderal L. u. b. Kepala Bapak Umum, Advokasi, Tan Kerja Satu, Antar Lembaga, SEKRETARIAT CH. KELLY DUSTIARTI NIP 197108191996032001
ttd.
LUKY ALFIRMAN
Konsideran (Menimbang & Mengingat)
bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 16 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11/PMK.07/2017 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok, perlu
- Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2020 tentang Kementerian Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 98);
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 1007) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11/PMK.07/2017 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 115/PMK.07/2013 tentang Tata Cara Pemungutan dan Penyetoran Pajak Rokok (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 223);
- Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.01/2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 1031) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141/PMK.01/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.01/2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 954);
