UU
NARKOTIKA
Pasal 43
(1) Penyerahan Narkotika hanya dapat dilakukan oleh:
- apotek;
- rumah sakit;
- pusat kesehatan masyarakat;
- balai pengobatan; dan
- dokter.
(2) Apotek hanya dapat menyerahkan Narkotika kepada:
- rumah sakit;
- pusat kesehatan masyarakat;
- apotek lainnya;
- balai pengobatan;
- dokter; dan
- pasien.
(3) Rumah sakit, apotek, pusat kesehatan masyarakat, dan
balai pengobatan hanya dapat menyerahkan Narkotika kepada pasien berdasarkan resep dokter.
(4) Penyerahan . . .
(4) Penyerahan Narkotika oleh dokter hanya dapat
dilaksanakan untuk:
menjalankan praktik dokter dengan memberikan Narkotika melalui suntikan;
menolong orang sakit dalam keadaan darurat dengan memberikan Narkotika melalui suntikan; atau
menjalankan tugas di daerah terpencil yang tidak ada apotek.
(5) Narkotika dalam bentuk suntikan dalam jumlah tertentu
yang diserahkan oleh dokter sebagaimana dimaksud pada ayat (4) hanya dapat diperoleh di apotek.
