Pasal 1
Ayat (1) Huruf a Cukup jelas Huruf b Penerimaan pembangunan tersebut terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. Ayat (2) Cukup jelas Ayat (3) Rincian pendapatan negara dimaksud adalah sebagai berikut : RINCIAN PENERIMAAN DALAM NEGERI TAHUN ANGGARAN 1998/1999 Penerimaan perpajakan Rp 102.394.445.611.426,00 0110 Pajak penghasilan (PPh) Rp 55.944.265.167.579,00 0120 Pajak pertambahan nilai barang dan jasa dan pajak penjualan atas barang mewah (PPN dan PPnBM) Rp 27.803.179.194.657,00 0140 Pajak bumi dan bangunan dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (PBB dan BPHTB) Rp 3.565.279.217.833,00 0210 Bea masuk Rp 2.305.613.687.614,00 0220 Cukai Rp 7.732.942.664.594,00 0230 Pungutan (pajak) ekspor Rp 4.630.150.818.856,00 0240 Bea meterai Rp 413.014.860.293,00 Penerimaan dari sektor minyak bumi dan gas alam Rp 41.368.337.491.227,00 0310 Penerimaan minyak bumi Rp 25.957.441.440.987,00 0320 Penerimaan gas alam Rp 15.410.896.050.240,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Penerimaan … Penerimaan negara bukan pajak Rp 14.279.670.290.761,00 0410 Pendapatan pendidikan Rp 71.366.158.941,00 0411 Uang pendidikan Rp 66.361.409.433,00 0412 Uang ujian masuk, kenaikan tingkat, dan akhir pendidikan Rp 3.634.258.261,00 0419 Penerimaan pendidikan lainnya Rp 1.370.491.247,00 0480 Pendapatan pendidikan swadana Rp 530.353.954.568,00 0481 Pendapatan pendidikan swadana Rp 530.353.954.568,00 0510 Penjualan hasil produksi, sitaan Rp 32.442.264.280,00 0511 Penjualan hasil pertanian, perkebunan Rp 176.374.120,00 0512 Penjualan hasil peternakan Rp 188.137.605,00 0513 Penjualan hasil perikanan Rp 47.799.807,00 0514 Penjualan hasil sitaan Rp 6.794.034.497,00 0515 Penjualan obat-obatan dan hasil farmasi lainnya Rp 419.498.176,00 0516 Penjualan penerbitan, film, dan hasil cetakan lainnya Rp 130.277.905,00 0517 Penjualan dokumen-dokumen pelelangan Rp 11.077.871.989,00 0519 Penjualan lainnya Rp 13.608.270.181,00 0520 Penjualan aset tetap Rp 31.230.295.445,00 0521 Penjualan rumah, gedung, bangunan, dan tanah Rp 3.911.707.230,00 0522 Penjualan kendaraan bermotor Rp 1.769.031.169,00 0523 Penjualan sewa beli Rp 21.901.698.067,00 0529 Penjualan aset lainnya yang berlebih, rusak, dihapuskan Rp 3.647.858.979,00 0530 Pendapatan sewa Rp 9.587.397.772,00 0531 Sewa gedung,bangunan, gudang Rp 4.727.025.393,00 0532 Sewa Gedung, bangunan, gudang Rp 2.487.143.879,00 0533 Sewa benda-benda bergerak Rp 1.650.729.946,00 0539 Sewa benda-benda tak bergerak lainnya Rp 722.498.554,00 0540 Pendapatan jasa I Rp 693.451.832.019,00 0541 Pendapatan rumah sakit dan instansi kesehatan lainnya Rp 17.070.596.802,00 0542 Pendapatan tempat hiburan, taman, museum Rp 427.781.185,00 0543 Pendapatan surat keterangan, visa, paspor dan SIM, STNK, BPKB Rp 167.655.322.683,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 0544 Pendapatan jasa pertanahan Rp 141.456.995.058,00 0545 Pendapatan hak dan perijinan Rp 309.928.796.891,00 0546 Pendapatan sensor, … 0546 Pendapatan sensor, karantina, pengawasan, pemeriksaan Rp 3.547.311.630,00 0547 Pendapatan jasa tenaga, jasa pekerja Rp 8.545.338.137,00 0548 Pendapatan jasa kantor urusan agama Rp 5.668.040.399,00 0549 Pendapatan jasa bandar udara dan pelabuhan Rp 39.151.649.234,00 0550 Pendapatan jasa II Rp 948.467.661.242,00 0551 Pendapatan jasa lembaga keuangan (jasa giro) Rp 146.254.992.066,00 0552 Pendapatan iuran hasil hutan, hasil laut, royalti dan denda Rp 402.028.486.443,00 0553 Pendapatan iuran lelang untuk fakir miskin Rp 4.807.390.868,00 0554 Pendapatan jasa kantor catatan sipil Rp 6.333.186.708,00 0555 Pendapatan biaya penagihan pajak-pajak negara dengan surat pajak Rp 2.034.974.283,00 0556 Pendapatan uang pewarganegaraan Rp 3.662.149.830,00 0557 Bea lelang Rp 52.042.579.666,00 0558 Pendapatan biaya pengurusan piutang negara dan lelang negara Rp 39.909.468.265,00 0559 Pendapatan jasa lainnya Rp 291.394.433.113,00 0560 Pendapatan rutin dari luar negeri Rp 57.388.840.455,00 0561 Bea visa dan paspor Rp 30.395.000,00 0562 Bea konsuler Rp
0563 Bea maritim Rp
0566 Bea legalisasi surat-surat perdagangan Rp
0569 Penerimaan rutin luar negeri lainnya Rp 57.358.445.455,00 0580 Pendapatan penjualan, sewa dan jasa swadana Rp 1.922.781.704.615,00 0581 Pendapatan penjualan swadana Rp 6.544.280.377,00 0582 Pendapatan sewa swadana Rp 1.232.663.671,00 0583 Pendapatan jasa swadana Rp 1.915.004.760.567,00 0610 Pendapatan kejaksaan dan peradilan Rp 31.504.709.643,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 0611 Legalisasi tanda tangan Rp 62.052.303,00 0612 Pengesahan surat di bawah tangan Rp 15.300.950,00 0613 Uang meja (leges) dan upah pada panitera badan pengadilan Rp 399.443.194,00 0614 Hasil denda, … 0614 Hasil denda, denda tilang dan sebagainya Rp 14.976.903.609,00 0615 Ongkos perkara Rp 1.229.404.419,00 0619 Penerimaan kejaksaan dan peradilan lainnya Rp 14.821.605.168,00 0710 Pendapatan dari investasi Rp 6.263.902.109.063,00 0711 Bagian laba dari BUMN Rp 3.428.262.277.194,00 0713 Pelunasan piutang (penerimaan kembali pinjaman) Rp 2.835.639.831.869,00 0810 Pendapatan kembali belanja tahun anggaran berjalan Rp 147.157.184.645,00 0811 Penerimaan kembali belanja pegawai pusat Rp 28.092.152.205,00 0812 Penerimaankembali belanja pegawai daerah otonom Rp 6.533.807.340,00 0813 Penerimaan kembali belanja pensiun Rp 50.028.025.827,00 0814 Penerimaan kembali belanja rutin lainnya Rp 46.442.739.671,00 0815 Penerimaan kembali belanja pembangunan rupiah lainnya Rp 16.023.673.602,00 0816 Pembetulan pembukuan PPN, PPh Rp 36.750.000,00 0817 Pembetulan pembukuan bea masuk Rp 36.000,00 0820 Pendapatan kembali tahun anggaran yang lalu Rp 34.798.536.074,00 0821 Penerimaan kembali belanja pegawai pusat Rp 5.837.890.338,00 0822 Penerimaan kembali belanja pegawai daerah otonom Rp 2.092.032.876,00 0823 Penerimaan kembali belanja pensiun Rp 4.809.182.599,00 0824 Penerimaan kembali belanja rutin lainnya Rp 6.026.588.464,00 0825 Penerimaan kembali belanja pembangunan rupiah lainnya Rp 16.026.357.260,00 0826 Pembetulan pembukuan PPN, PPh Rp 6.484.537,00 0880 Pendapatan lain-laian swadana Rp 7.191.235.360,00 0881 Pendapatan lain-lain swadana Rp 7.191.235.360,00 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 0890 Pendapatan lain-lain Rp 3.498.046.406.639,00 0891 Penerimaan kembali persekot, uang muka gaji Rp 4.812.166.886,00 0892 Penerimaan denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan Rp 22.565.889.647,00 0893 Penerimaan kembali, … 0893 Penerimaan kembali, ganti rugi atas kerugian yang diderita oleh negara Rp 5.702.588.689,00 0826 Pembetulan pembukuan PPN, PPh Rp 6.484.537,00 0894 Penerimaan kembali perhitungan sisa lebih subsidi gaji PNS daerah otonom berdasarkan SPM nihil KPKN Rp 124.328.234.484,00 0895 Penerimaan hasil penjualan saham Pemerintah pada BUMN Rp 1.633.978.933.591,00 0899 Pendapatan anggaran lainnya Rp 1.706.658.593.342,00 JUMLAH Rp 158.042.453.393.414,00 RINCIAN PENERIMAAN PEMBANGUNAN TAHUN ANGGARAN 1998/1999 0910 Bantuan Program Rp 24.925.721.020.599,00 0920 Bantuan Proyek Rp 26.180.982.110.211,00 JUMLAH Rp 51.106.730.130.810,00
