Pasal 4
Tentang tunjangan anggota Pegawai Negeri
(1) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Pegawai Negeri, yang
menerima pokok gaji dari Kas Negara, Kas Daerah Otonoom atau Swapraja kurang dari Rp. 1200,- (seribu dua ratus rupiah) dan pegawai sipil, yang diperbantukan kepada badan-badan setengah resmi menerima pokok gaji kurang dari Rp. 1200,- (seribu dua ratus rupiah), menerima tiap-tiap bulan tunjangan sebesar selisih antara Rp. 1200,- (seribu dua ratus rupiah) dan pokok gaji itu.
(2) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Pegawai Negeri, yang
menerima pokok gaji dari Kas Negara, Kas Daerah Otonoom atau Swapraja tiap-tiap bulan sebesar Rp. 1200,- (seribu dua ratus rupiah) atau lebih, tidak menerima uang tunjangan.
(3) Anggota Pegawai Negeri "non-actief", yang tidak lagi menerima gaji dari jawatannya,
dianggap sebagai anggota bukan Pegawai Negeri.
