Pasal 19
BAB 2 — PERUBAHAN PERUNTUKAN KAWASAN HUTAN
(1) Pelepasan kawasan hutan sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 7 huruf b hanya dapat dilakukan pada hutan produksi
yang dapat dikonversi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (3) huruf c.
(2) Kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) tidak dapat diproses pelepasannya pada provinsi yang luas kawasan hutannya kurang dari 30% (tiga puluh perseratus), kecuali dengan cara tukar menukar kawasan hutan.
(3) Hutan produksi yang dapat dikonversi sebagaimana dimaksud
pada ayat (1), baik dalam keadaan berhutan maupun tidak berhutan.
(4) Pelepasan kawasan hutan sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) dilakukan untuk kepentingan pembangunan di luar
kegiatan kehutanan.
(5) Jenis kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan
sebagaimana dimaksud pada ayat (4) ditetapkan oleh Menteri.
