Pasal 6
(1) Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan KBL
Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu dan KBL Berbasis Baterai Bus Tertentu sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 2 ayat (2) wajib membuat:
- Faktur Pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan; dan
- laporan realisasi Pajak Pertambahan Nilai ditanggung Pemerintah.
(2) Faktur Pajak atas penyerahan KBL Berbasis Baterai Roda
Empat Tertentu dan/atau KBL Berbasis Baterai Bus Tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, harus diterbitkan terpisah dengan Faktur Pajak atas penyerahan kendaraan bermotor dan/ atau KBL Berbasis Baterai lainnya.
(3) Faktur Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) atas
setiap penyerahan KBL Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu dan/atau KBL Berbasis Baterai Bus Tertentu yang mendapatkan Pajak Pertambahan Nilai ditanggung Pemerintah sebesar 10% (sepuluh persen) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2), dibuat dengan menerbitkan 2 (dua) Faktur Pajak, yang terdiri atas:
jdih.kemenkeu.go.id
- Faktur Pajak dengan kode transaksi O1 (nol satu) untuk bagian ~ (satu per sebelas) dari Harga Jual 11 yang tidak mendapatkan Pajak Pertambahan Nilai ditanggung Pemerintah; dan
- Faktur Pajak dengan kode transaksi 07 (nol tujuh) 10 untuk bagian (sepuluh per sebelas) dari Harga 11 Jual yang mendapatkan Pajak Pertambahan Nilai ditanggung Pemerintah.
(4) Faktur Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) atas
setiap penyerahan KBL Berbasis Baterai Bus Tertentu yang mendapatkan Pajak Pertambahan Nilai ditanggung Pemerintah sebesar 5% (lima persen) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (3), dibuat dengan menerbitkan 2 (dua) Faktur Pajak, yang terdiri atas:
- Faktur Pajak dengan kode transaksi O1 (nol satu) untuk bagian ~ (enam per sebelas) dari Harga Jual 11 yang tidak mendapatkan Pajak Pertambahan Nilai ditanggung Pemerintah; dan
- Faktur Pajak dengan kode transaksi 07 (nol tujuh) untuk bagian ~ (lima per sebelas) dari Harga Jual 11 yang mendapatkan Pajak Pertambahan Nilai ditanggung Pemerintah.
(5) Faktur Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a
dibuat dengan mencantumkan:
- keterangan mengenai jenis barang yang memuat paling sedikit informasi berupa merk, tipe, varian, dan nomor rangka kendaraan; dan
- keterangan "PPN DITANGGUNG PEMERINTAH SESUAI PMK NOMOR ... TAHUN 2023 SENILAI Rp...".
(6) Contoh penghitungan Pajak Pertambahan Nilai yang
ditanggung Pemerintah atas penyerahan KBL Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu dan KBL Berbasis Baterai Bus Tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) serta pada ayat (1) huruf a tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
