Pasal 49
BAB 5 — PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
(1) Pengecekan mutu Benih sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47 ayat (1) dilakukan jika terdapat dugaan ketidaksesuaian mutu Benih yang beredar dengan Standar Mutu Benih Bina. (2) Pengecekan Mutu Benih sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling lama dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari melalui uji laboratorium dan/atau uji lapangan sesuai dengan jenis tanaman. (3) Benih yang sedang dalam pengecekan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberhentikan sementara dari Peredaran. (4) Dalam hal dari hasil pengecekan mutu Benih sebagaimana dimaksud pada ayat (3) terbukti tidak memenuhi standar mutu harus ditarik dari Peredaran. (5) Penarikan Benih Bina yang beredar sebagaimana dimaksud pada ayat (4) menjadi tanggung jawab Produsen dan/atau Pengedar Benih Bina. (6) Apabila dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sebagaimana dimaksud pada ayat (2) pengawas Benih Tanaman dan/atau pengawas mutu pakan belum menyampaikan hasil pengecekan mutu, Benih Bina sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dianggap masih memenuhi standar mutu dan dapat diedarkan.
