Pasal 72
BAB 12 — KENAIKAN PANGKAT DAN KENAIKAN JABATAN
(1) Kenaikan jenjang jabatan Pembina Industri dapat dilakukan apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. tersedia kebutuhan jabatan; b. tersedia formasi untuk jabatan yang akan diduduki; c. paling singkat 1 (satu) tahun dalam jabatan terakhir;
d. telah memenuhi Angka Kredit Kumulatif yang ditentukan untuk kenaikan jabatan setingkat lebih tinggi; e. setiap unsur penilaian prestasi kerja/penilaian kinerja PNS paling rendah bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir; f. telah mengikuti dan lulus Uji Kompetensi; dan g. memenuhi Hasil Kerja Minimal. (2) Angka Kredit Kumulatif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d ditetapkan sebagai berikut: a. Pembina Industri ahli pertama yang akan naik jabatan setingkat lebih tinggi menjadi Pembina Industri ahli muda, membutuhkan jumlah Angka Kredit paling sedikit 100 (seratus); b. Pembina Industri ahli muda yang akan naik jabatan setingkat lebih tinggi menjadi Pembina Industri ahli madya, membutuhkan jumlah Angka Kredit paling sedikit 200 (dua ratus); dan c. Pembina Industri ahli madya yang akan naik jabatan setingkat lebih tinggi menjadi Pembina Industri ahli utama, membutuhkan jumlah Angka Kredit paling sedikit 450 (empat ratus lima puluh). (3) Pembina Industri ahli muda yang akan naik jenjang menjadi Pembina Industri ahli madya wajib memiliki ijazah magister bidang teknik, matematika dan ilmu pengetahuan alam, ekonomi, pertanian, hukum, manajemen, psikologi, atau kualifikasi lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina. (4) Dalam hal Pembina Industri ahli madya yang diangkat melalui mekanisme perpindahan dari jabatan lain atau penyesuaian akan naik jenjang menjadi Pembina Industri ahli utama dan belum memiliki ijazah magister, Pembina Industri ahli madya yang bersangkutan dapat dipertimbangkan untuk naik jenjang jabatan menjadi Pembina Industri ahli utama setelah memiliki ijazah magister bidang teknik, matematika dan ilmu pengetahuan alam, ekonomi, pertanian, hukum, manajemen, psikologi,
atau kualifikasi lain yang ditentukan oleh Instansi Pembina.
