Pasal 39
BAB 9 — KENAIKAN PANGKAT DAN KENAIKAN JABATAN
(1) Dalam hal untuk kenaikan jenjang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (1), APHP dapat melaksanakan kegiatan pengembangan profesi. (2) Kegiatan pengembangan profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. Perolehan ijazah/gelar pendidikan formal di bidang APHP; b. penyusunan Karya Tulis/Karya Ilmiah di bidang APHP; c. penerjemahan/penyaduran buku dan karya ilmiah di bidang APHP; d. penyusunan pedoman/petunjuk teknis di bidang APHP; e. pelatihan/pengembangan kompetensi di bidang APHP; atau f. kegiatan lain yang ditetapkan oleh Instansi Pembina di bidang APHP. (3) Kegiatan pengembangan profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberikan Angka Kredit tercantum dalam Lampiran III yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. (4) Bagi APHP yang akan naik ke jenjang jabatan Penyelia, Ahli Madya, dan Ahli Utama, APHP wajib melaksanakan kegiatan pengembangan profesi Jabatan Fungsional APHP, dengan Angka Kredit pengembangan profesi yang disyaratkan sebagai berikut:
a. 4 (empat) bagi APHP Mahir yang akan naik jabatan setingkat lebih tinggi menjadi APHP Penyelia. b. 6 (enam) bagi APHP Ahli Muda yang akan naik jabatan setingkat lebih tinggi menjadi APHP Ahli Madya. c. 12 (dua belas) bagi APHP Ahli Madya yang akan naik jabatan setingkat lebih tinggi menjadi APHP Ahli Utama.
