Pasal 10
BAB 2 — KOMPONEN PENENTU BESARAN TUNJANGAN KINERJA
Pegawai yang melaksanakan cuti tahunan, cuti besar, cuti bersalin, cuti alasan penting, dan cuti sakit, Tunjangan Kinerja dibayarkan secara proporsional dengan persentase sebagai berikut: a. Pegawai yang mengambil cuti tahunan, Tunjangan Kinerja dibayarkan sebesar 100% (seratus per seratus); b. Pegawai yang mengambil cuti besar, Tunjangan Kinerja dibayarkan sebagai berikut:
bulan pertama sebesar 50% (lima puluh per seratus);
bulan kedua sebesar 25% (dua puluh lima per seratus); dan
bulan ketiga sebesar 10% (sepuluh per seratus). c. Pegawai yang mengambil cuti bersalin, Tunjangan Kinerja dibayarkan sebagai berikut: www.djpp.kemenkumham.go.id
bulan pertama sebesar 50% (lima puluh per seratus);
bulan kedua sebesar 25% (dua puluh lima per seratus); dan
bulan ketiga sebesar 10% (sepuluh per seratus). d. Pegawai yang mengambil cuti alasan penting, Tunjangan Kinerja dibayarkan sebagai berikut:
bulan pertama sebesar 50% (lima puluh per seratus); dan
bulan kedua sebesar 25% (dua puluh lima per seratus). e. Pegawai yang mengambil cuti sakit, Tunjangan Kinerja dibayarkan sebagai berikut:
sakit selama 1 (satu) hari sampai dengan 2 (dua) hari sebesar 100% (seratus per seratus);
sakit selama 3 (tiga) hari sampai dengan 14 (empat belas) hari sebesar 75% (tujuh puluh lima per seratus);
sakit selama 15 (lima belas) hari sampai dengan 30 (tiga puluh) hari sebesar 50% (lima puluh per seratus);
sakit selama 1 (satu) bulan sampai dengan 2 (dua) bulan sebesar 25% (dua puluh lima per seratus);
sakit lebih dari 2 (dua) bulan sampai dengan 6 (enam) bulan sebesar 10% (sepuluh per seratus); atau
sakit lebih dari 6 (enam) bulan sampai dengan 18 (delapan belas) bulan sebesar 5% (lima per seratus).
