Pasal 120
(1) Dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi, Pejabat
Pembina Kepegawaian memberikan laporan proses
pelaksanaannya kepada KASN.
(2) KASN melakukan pengawasan pengisian Jabatan
Pimpinan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) baik berdasarkan laporan yang disampaikan oleh
Pejabat Pembina Kepegawaian maupun atas inisiatif
sendiri.
(3) Dalam melakukan pengawasan proses pengisian
jabatan
pimpinan
tinggi
utama
dan
jabatan
pimpinan tinggi madya di Instansi Pusat dan jabatan
pimpinan
tinggi
madya
di
Instansi
Daerah
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 dan Pasal
114, KASN berwenang memberikan rekomendasi
kepada Pejabat Pembina Kepegawaian dalam hal:
a. pembentukan. . .
a. pembentukan panitia seleksi; b. pengumuman jabatan yang lowong; c. pelaksanaan seleksi; dan d. pengusulan nama calon. (4) Dalam melakukan pengawasan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di Instansi Pusat dan Instansi Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 113 dan Pasal 115, KASN berwenang memberikan rekomendasi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian dalam hal: a. pembentukan panitia seleksi; b. pengumuman jabatan yang lowong; c. pelaksanaan seleksi; d. pengusulan nama calon; e. penetapan calon; dan f. pelantikan. (5) Rekomendasi KASN sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) bersifat mengikat. (6) KASN menyampaikan laporan hasil pengawasan kepada Presiden.
