Pasal 49
BAB 2 — JENIS, SUSUNAN, DAN BENTUK NASKAH DINAS
(1) Telaah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 ayat (1) huruf j merupakan bentuk uraian yang disampaikan oleh penelaah yang memuat analisis singkat dan jelas mengenai suatu persoalan/pendapat/ide/usulan dengan memberikan jalan keluar/alternatif pemecahan yang disarankan. (2) Telaah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditandatangani oleh: a. pimpinan Unit Kerja Eselon I; b. staf ahli; c. staf khusus; d. pimpinan unit kerja eselon II; e. kepala UPT; f. pejabat eselon III; g. pejabat eselon IV; h. pejabat eselon V; i. pejabat fungsional; atau j. pelaksana. (3) Dalam hal telaah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) akan disampaikan kepada pimpinan unit kerja atau lembaga terkait, telaah disertakan dengan Naskah Dinas sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ini.
