Pasal 19
BAB 5 — NAMA DAN WILAYAH KERJA
Nama UPT BPPMHKP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 terdiri atas:
Balai Besar Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Surabaya I;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Medan I;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Tanjung Pinang;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Lampung;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Jakarta;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Semarang;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Surabaya II;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Entikong;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Balikpapan;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Banjarbaru;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Tarakan;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Denpasar;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Mataram;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Makassar;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Manado;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Ambon;
Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Jayapura;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Banda Aceh;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Medan II;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Tanjung Balai Asahan;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Padang;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Pekanbaru;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Jambi;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Palembang;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Bengkulu;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Pangkalpinang;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Batam;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Merak;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Bandung;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Cirebon;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Yogyakarta;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Pontianak;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Palangkaraya;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Kupang;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Bima;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Mamuju;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Palu;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Luwuk Banggai;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Kendari;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Baubau;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Gorontalo;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Tahuna;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Ternate;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Sorong;
Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Merauke; dan
Balai Uji Standar Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Jakarta.
