Pasal 10
BAB 4 — PEMERIKSAAN
(1) Dalam hal hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya pelanggaran, terhadap: a. sarana pengangkut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) huruf a berikut barang kena cukai dan/atau barang lain yang terkait dengan barang kena cukai yang berada di sarana pengangkut; b. sarana pengangkut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) huruf b berikut barang kena cukai dan/atau barang lain yang terkait dengan barang kena cukai yang dibawa oleh orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) huruf b; diizinkan untuk meneruskan perjalanan. (2) Dalam hal hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pelanggaran di bidang cukai, Pejabat Bea dan Cukai berwenang menegah sarana pengangkut, barang kena
2009, 533, No. 10 cukai dan/atau barang lain yang terkait dengan barang kena cukai yang berada di sarana pengangkut. (3) Dalam hal hasil pemeriksaan terhadap sarana pengangkut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) huruf b menunjukkan adanya dugaan pelanggaran tindak pidana di bidang cukai, sarana pengangkut berikut barang kena cukai dan/atau barang lain yang terkait dengan barang kena cukai yang dibawa, diserahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (4) Atas hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), kepada Pengangkut tersebut diberikan berita acara pemeriksaan.
