Pasal 2
BAB 1 — KETENTUAN UMUM
(1) BMN PKP2B yang diatur dalam Peraturan Menteri ini merupakan BMN yang perolehannya didasarkan pada Perjanjian. (2) BMN PKP2B sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. barang dan peralatan yang diperoleh dan/atau dibeli berdasarkan Perjanjian yang terbit sejak tahun 1981 sampai dengan tahun 1993, baik yang secara tegas maupun yang tidak secara tegas
dinyatakan dalam Perjanjian sebagai BMN; b. barang dan peralatan yang diperoleh dan/atau dibeli sebagai pelaksanaan dari perubahan atas Perjanjian sebagaimana dimaksud pada huruf a; dan c. barang dan peralatan yang diperoleh dan/atau dibeli berdasarkan Perjanjian selain dari Perjanjian sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, sepanjang tidak terjual, tidak dipindahkan atau tidak dialihkan oleh Kontraktor setelah pengakhiran Perjanjian yang telah melewati jangka waktu yang telah ditetapkan menjadi milik Pemerintah, termasuk barang Kontraktor yang pada pengakhiran Perjanjian akan dipergunakan untuk Kepentingan Umum. (3) Jenis BMN PKP2B terdiri atas: a. tanah; b. bangunan; c. infrastruktur; d. mesin; e. peralatan; f. perlengkapan; dan g. bahan, yang diperoleh dan/atau dibeli untuk digunakan dalam kegiatan operasional dan/atau yang akan digunakan dalam proses produksi. (4) Selain dari jenis sebagaimana dimaksud pada ayat (3), dalam kegiatan pertambangan terdapat BMN PKP2B berupa kolam pengendapan (settling pond), pembukaan lahan (land clearing), fasilitas penimbunan (stockpile), dan Limbah Sisa Operasi. (5) Limbah Sisa Operasi sebagaimana dimaksud pada ayat (4) meliputi: a. Limbah Sisa Operasi yang berasal dari mesin, peralatan, dan bahan atau perlengkapan; dan b. Limbah Sisa Operasi yang mengandung bahan berbahaya dan beracun.
