Pasal 18
BAB 3 — PERLAKUAN PAJAK PENGHASILAN BAGI PIHAK PENERIMA
(1) Badan atau lembaga yang menerima zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib harus membuat bukti penerimaan yang merupakan bukti pembayaran yang sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf b. (2) Bukti pembayaran yang sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memuat: a. nomor dan tanggal bukti pembayaran zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib; b. Nomor Pokok Wajib Pajak atau nomor induk kependudukan pembayar dan nama lengkap pihak pembayar zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib; c. jumlah pembayaran zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib; d. nama dan Nomor Pokok Wajib Pajak badan atau lembaga penerima zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib; dan e. tanda tangan petugas badan atau lembaga penerima zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib atau validasi pembayaran.
