Pasal 34
BAB 6 — KETENTUAN PENUTUP
Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku setelah 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri Keuangan ini dengan menempatkannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 Mei 2010 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
SRI MULYANI INDRAWATI
Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 27 Mei 2010 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
PATRIALIS AKBAR
263, 2010, No. 24 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 109/PMK.04/2010 TENTANG TATA CARA PEMBEBASAN CUKAI
PMCK-1
Yth. Menteri Keuangan Republik INDONESIA u.p.. Direktur Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta
melalui Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai ...(3)... Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di .........(4)................
Dengan hormat,
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ..............................................(5).................................................... Jabatan dalam Perusahaan : ..............................................(6).................................................... Nama Perusahaan : ..............................................(7).................................................... NPWP Perusahaan : ..............................................(8).................................................... Alamat dan No. Telp. Perusahaan : ..............................................(9).................................................... NPPBKC : .............................................(10)................................................... dalam kedudukan sebagai produsen Etil Alkohol dan produsen Barang Hasil Akhir yang menggunakan Etil Alkohol sebagai bahan baku yang dalam proses pembuatannya dilakukan secara terpadu (integrated processing), dengan ini mengajukan permohonan pembebasan cukai Etil Alkohol, dengan penjelasan sebagai berikut :
a. Nama Pabrik : ..................................(11).................................... b. Alamat Pabrik : ..................................(12).................................... c. Jenis barang yang akan diproduksi : ..................................(13).................................... d. Jumlah dan kadar etil alkohol yang dibutuhkan dalam setiap unit barang
:
..................................(14).................................... e. Jumlah dan kadar etil alkohol yang dibutuhkan dalam satu tahun.
:
..................................(15).................................... Demikian surat permohonan ini kami buat dengan sebenarnya dan apabila dikemudian hari ternyata permohonan ini tidak benar, kami bersedia dituntut dan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dibuat di...................(16)................. pada tanggal...........(17).................. Pengusaha Pabrik,
...................(5)................... Nomor : .........................(1)....................................
