Pasal 4
BAB 2 — KELOMPOK DAN JENIS PENYAKIT MENULAR
(1) Berdasarkan cara penularannya, Penyakit Menular dikelompokkan menjadi: a.penyakit menular langsung; dan b. penyakit tular vektor dan binatang pembawa penyakit. (2) Penyakit menular langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri atas: a. Difteri; b. Pertusis; c. Tetanus; d. Polio; e. Campak; f. Typhoid;
g. Kolera: h. Rubella; i. Yellow Fever; j. Influensa; k. Meningitis; l. Tuberkulosis; m. Hepatitis; n. penyakit akibat Pneumokokus; o. penyakit akibat Rotavirus; p. penyakit akibat Human Papiloma Virus (HPV); q. penyakit virus ebola; r. MERS-CoV; s. Infeksi Saluran Pencernaan; t. Infeksi Menular Seksual; u. Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV); v. Infeksi Saluran Pernafasan; w. Kusta; dan x. Frambusia. (3) Jenis penyakit sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a sampai dengan huruf p merupakan penyakit menular langsung yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). (4) Jenis penyakit tular vektor dan binatang pembawa penyakit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri atas: a. Malaria; b. Demam Berdarah; c. Chikungunya; d. Filariasis dan Kecacingan; e. Schistosomiasis; f. Japanese Enchepalitis; g. Rabies; h. Antraks i. Pes; j. Toxoplasma;
k. Leptospirosis; l. Flu Burung (Avian Influenza); dan m. West Nile. (5) Menteri dapat MENETAPKAN jenis Penyakit Menular selain jenis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (4).
