PERMENHAN
Peraturan Menteri Nomor 67 Tahun 2014 tentang CUTI PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERTAHANAN
Pasal 5
BAB 2 — CUTI PEGAWAI DI LINGKUNGAN KEMHAN
Cuti Besar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b, diberikan bagi Pegawai Kemhan dengan ketentuan sebagai berikut: a. telah bekerja paling sedikit 6 (enam) tahun secara terus-menerus berhak atas Cuti Besar yang lamanya 3 (tiga) bulan; b. tidak berhak lagi atas Cuti Tahunannya dalam tahun yang bersangkutan;
c. mengajukan permintaan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang; d. diberikan secara tertulis oleh pejabat yang berwenang; e. dapat digunakan oleh Pegawai Kemhan yang bersangkutan untuk memenuhi kewajiban agama berupa Ibadah Haji, Ibadah Umroh, dan Ibadah keagamaan lainnya dengan ketentuan:
- Ibadah Haji Biasa/regular diberikan Cuti selama 40 (empat puluh) hari;
- Ibadah Haji plus diberikan Cuti selama 25 (dua puluh lima) hari;
- Ibadah Umroh diberikan Cuti selama 11 (sebelas) hari; dan
- Ibadah Keagamaan lainnya diberikan Cuti paling lama 11 (sebelas) hari dalam satu tahun. f. dapat ditangguhkan pelaksanaannya oleh pejabat yang berwenang untuk paling lama 2 (dua) tahun, apabila kepentingan dinas mendesak; dan g. selama menjalankan Cuti Besar, Pegawai Kemhan yang bersangkutan menerima penghasilan penuh.
