Pasal 6
BAB 2 — PENETAPAN STATUS TINGKAT DAN GOLONGAN KECACATAN
Cacat Tingkat II sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf b dengan ketentuan: a. penyakit jiwa sedang yaitu hilangnya kemampuan kerja fisik 51% (lima puluh satu persen) sampai dengan 70% (tujuh puluh persen); b. kehilangan 1 (satu) anggota badan gerak bawah dari pangkal paha ke bawah; c. kelumpuhan 1 (satu) anggota badan gerak bawah dari pangkal paha ke bawah; d. kehilangan 1 (satu) anggota badan gerak atas dari sendi bahu ke bawah; e. kelumpuhan 1 (satu) anggota badan gerak atas dari sendi bahu ke bawah; f. Cacat sebagian dari organ sistem syaraf, pernafasan, kardiovas-kuler, pencernaan, atau urogenital; g. kehilangan penglihatan 1 (satu) mata atau diplopia pada penglihatan dekat; h. kehilangan 1 (satu) jari telunjuk atau ibu jari tangan kanan; i. kehilangan 2 (dua) jari atau lebih tangan kanan; j. bisu; k. tuli; l. kehilangan tangan kanan dari atau dari atas pergelangan ke bawah; m. kehilangan tangan kiri dari atau dari atas pergelangan ke bawah; n. kehilangan sebelah kaki dari mata kaki ke bawah; o. kehilangan lengan kiri dari atau dari atas siku ke bawah; p. kaki memendek 5 (lima) cm sampai kurang dari 7,5 (tujuh koma lima) cm; q. kaki memendek 7,5 (tujuh koma lima) cm atau lebih; r. hilangnya cuping hidung; atau s. impotensi.
