Pasal 6
Tata cara pengajuan SPM oleh satuan kerja yang akan menerapkan PPK-BLU sebagai berikut: a. Satker mengajukan dokumen usulan SPM yang telah ditandatangani oleh pemimpin Satker kepada unit utama pembina; b. unit utama Pembina melakukan penelaahan secara administrasi dan subtansi dokumen usulan SPM sebagaimana dimaksud dalam huruf a; c. dalam hal terdapat kekurangan dan/atau ketidaksesuaian dokumen secara administrasi dan subtansi sebagaimana dimaksud dalam huruf b, unit utama Pembina meminta Satker pengusul untuk melakukan perbaikan dan/atau melengkapi dokumen; d. unit utama Pembina meneruskan dokumen usulan SPM yang telah lengkap secara administrasi dan substansi kepada Sekretaris Jenderal; e. Sekretaris Jenderal melakukan penelaahan terhadap dokumen usulan SPM sebagaimana dimaksud dalam huruf d; f. apabila terdapat kekurangan dan/atau ketidaksesuaian maka Sekretaris Jenderal meminta unit utama Pembina untuk melakukan perbaikan; dan g. Sekretaris Jenderal memroses persetujuan dan penetapan dokumen usulan SPM.
