Pasal 6
BAB 2 — PENYELENGGARAAN
(1) Tahapan penyelenggaraan MTQ dan STQ meliputi: a. persiapan; b. pelaksanaan; c. evaluasi; dan d. pelaporan.
(2) Persiapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi: a. pendaftaran peserta; b. pengesahan peserta; c. pertemuan teknis; d. penentuan nomor peserta; dan e. jadwal tampil. (3) Pelaksanaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi: a. penampilan peserta; b. penilaian peserta; dan c. penetapan pemenang perlombaan. (4) Evaluasi dan pelaporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dan huruf d, disampaikan oleh koordinator sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) kepada: a. Menteri untuk penyelenggaraan MTQ dan STQ tingkat nasional; b. gubernur untuk penyelenggaraan MTQ dan STQ tingkat provinsi; c. bupati/walikota untuk penyelenggaraan MTQ dan STQ tingkat kabupaten/kota; d. camat untuk penyelenggaraan MTQ dan STQ tingkat kecamatan; dan e. kepala desa/lurah untuk penyelenggaraan MTQ dan STQ tingkat desa/kelurahan, dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) bulan setelah penyelenggaraan MTQ dan STQ berakhir. (5) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) meliputi laporan keuangan dan laporan kegiatan. (6) Ketentuan lebih lanjut mengenai tahapan penyelenggaraan MTQ dan STQ sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal.
